WELCOME

TO OUR PROFILE

Home | About Us
logo TAG

Tahfidz Group

Tahfidz Group adalah sebuah Grup Usaha yang dimiliki oleh Yayasan Tahfidz Indonesia yang bergerak di berbagai sektor bisnis dimana 100% hasil usaha atau keuntungan bersihnya digunakan untuk program menghafal Al Qur’an dalam rangka mewujudkan jutaan penghafal Al-Qur’an di Indonesia.

Tahfidz Group tidak berafiliasi dengan salah satu partai politik atau  kelompok/organisasi masyarakat akan tetapi murni untuk pengembangan Ilmu Alqur’an dalam rangka mewujudkan Islam yang menjadi kasih bagi seluruh alam (Rahmatan Lil Alamin).

VISI

Menjadi grup usaha terbesar dan terbaik yang memberi manfaat bagi sebanyak-banyaknya manusia dalam kehidupan dunia dan akhirat.

MISI

Melakukan berbagai usaha dan kegiatan perekonomian yang berbasis syariah Islam dalam rangka mendukung terwujudnya Sumber Daya Manusia berkualitas yang ahli Al-Qur’an.

  • pak wahid 1
  • pak wahid 2
  • edit
PENDIRI TAHFIDZ GROUP

 

Tahfidz Group didirikan oleh Bapak Wahyuddin Hasan Abdul Wahid biasa disingkat WHA Wahid, adalah seorang yang berprofesi sebagai Advokat/Lawyer yang tergabung dalam Organisasi Perhimpunan Advokat Indonesia. 100% harta miliknya telah diserahkan kepada Yayasan Tahfidz Indonesia untuk digunakan dalam rangka mewujudkan Jutaan Penghafal Al-Qur’an di Indonesia.

Cita-citanya untuk membuktikan kepada seluruh dunia bahwa Islam adalah solusi damai dan Al-Qur’an sebagai kitab suci yang mengandung aturan-aturan yang paling tepat diterapkan dalam ber-Islam dalam rangka mewujudkan kehidupan yang adil dan makmur membuatnya sangat antusias untuk merealisasikan ajaran-ajaran Islam yang penuh kedamaian.

Bahwa Islam bukan hanya mengatur tata cara beribadah kepada Tuhan Sang Pencipta, akan tetapi juga mengatur segala aspek kehidupan termasuk bidang ekonomi menjadi semangat pendiri untuk membuktikannya melalui berbagai usaha yang dijalaninya. 

Saat ini Bapak WHA Wahid memproklamirkan diri menjadi “karyawan” Allah Sang Pemilik Segalanya. Beliau ingin pada saat di hari hisab/perhitungan di akhirat kelak beliau tidak ditanya lagi tentang harta yang dimilikinya, sebab sudah diserahkan 100% untuk amal baik yang telah didapatkan sebelumnya, maupun yang akan diperolehnya

Lalu bagaimana dengan kehidupan diri dan KELUARGANYA? Beliau mengambil hanya sebatas manfaat yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari yang wajar, yang digunakan untuk makan, berpakaian dan kebutuhan-kebutuhan pendukung perjuangan dalam rangka mewujudkan jutaan penghafal Al-Qur’an. Bukan lagi orientasi memperkaya diri atau menjadikan harta-harta itu sebagai milik pribadi. Semua diserahkan kepada Allah melalui Yayasan Tahfidz Indonesia sehingga tidak ada lagi harta pribadi yang bisa diwariskan kepada anak cucunya.
Semoga menjadi amal shaleh dan dapat memberi manfaat bagi sebanyak-banyaknya manusia. 

RENCANA PENGEMBANGAN TAHFIDZ GROUP

Rencana Pengembangan

Desa Ekowisata Tahfidz Puncak 2 Bogor

Rencana Pengembangan

Desa Ekowisata Tahfidz Kelok 9 Sumbar

Doa Dan Dukungan